this castle looks pretty similar, with the house that me and my friend seen once at Sentul City (on December 29th 2012). and I remember some funny conversation between us while we're looking at that house...and I miss that moment so much :) by the way... i wish we could build our own castle, just like what we saw at Sentul City oneday. yes. one day! perhaps... i hope i wish...you and me :)
Senin, 20 Mei 2013
Sabtu, 20 April 2013
You may forget everthing about me, but please stay health Grandpa
hari ini ibuku datang berkunjung ke Bandung bersama adik, kakek, nenek, dan salah satu om ku.. kami pergi jalan-jalan dan berbagai macam kejadian yang benar-benar lucu akibat tingkah laku kakek ku yang semakin hari semakin seperti anak kecil.. melihat tingkah lakunya itu benar-benar membuatku dan semua orang disekitarku tertawa, seperti ia menyalami setiap orang yang ia temui, lalu ingin tidur di sebuah restaurant yang ia pikir itu adalah rumahnya, bersalaman dengan nenekku seolah mereka akan pergi ke dua arah yang berbeda.. kami semua terpingkal melihat tingkahnya. tapi dibalik semua tawa itu aku langsung menangis deras.. aku ingat dulu sering kali diantar jemput sekolah olehnya.. dia tegas dan selalu membuat kami tertawa dengan ceritanya yang lucu-lucu.. dan dia juga tidak melupakan setiap nama yang ia kenal.. tapi sekarang.. ia sudah tidak mengenaliku.. benar-benar aku sedih, ia tak ingat siapa aku, apa statusku dalam keluarga tersebut, dan siapa namaku.. sesaat aku bingung saat sebuah pertanyaan terlontar darinya " Ade asalnya dari mana? " kakek.. aku cucumu.. aku hanya menjawab sambil tersenyum " Dari Jakarta kek "
satu-satunya orang yang masih benar-benar ia ingat hanyalah nenekku.. ya. istrinya..
anak-anaknya sendiri saja tak lagi ia kenal, pernah sekali waktu anaknya dibilang teman kerjanya di segneg dulu.. benar-benar konyol dan membuat kami semua terpingkal..
tapi kami semua memahami kondisinya..
ia sudah menua, dan ingatannya semakin parah..
kadang kami memang kesal dan menangis..
tapi kami harus dengan sabar menanggapinya, karena ia ayah dan kakek kami..
dan dihadapannya kami semua harus selalu tersenyum..
tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain berdoa untuk kesehatan di hari tuanya dan menjaganya.
You may forget everything about me, about us.. but please stay health Grandpa..
satu-satunya orang yang masih benar-benar ia ingat hanyalah nenekku.. ya. istrinya..
anak-anaknya sendiri saja tak lagi ia kenal, pernah sekali waktu anaknya dibilang teman kerjanya di segneg dulu.. benar-benar konyol dan membuat kami semua terpingkal..
tapi kami semua memahami kondisinya..
ia sudah menua, dan ingatannya semakin parah..
kadang kami memang kesal dan menangis..
tapi kami harus dengan sabar menanggapinya, karena ia ayah dan kakek kami..
dan dihadapannya kami semua harus selalu tersenyum..
tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain berdoa untuk kesehatan di hari tuanya dan menjaganya.
You may forget everything about me, about us.. but please stay health Grandpa..
Label:
cerita cerita aja
Rabu, 17 April 2013
hanya waktu dan Tuhan yang tahu jawabannya
sungguh betapa hebatnya orang-orang disekitarku..
saat mereka berada pada puncak kesedihan paling tinggi di dunia, ya ditinggalkan orang yang kita sayang untuk selama-lamanya.. mereka masih mampu bercerita, meskipun sedang dalam keadaan abu-abu tersebut..
aku ingat betapa sedihnnya aku sekitar 5 tahun 5 bulan yang lalu.. aku tak dapat berbicara sepatah katapun, aku tak mau makan dan minum.. benar-benar tak berkomunikasi kepada siapapun, berjalan dengan langkah lelah dan mulutku bisu.. mataku kosong dan terus menatap kedepan, aku tak memandang setiap orang yang berbicara kepadaku, dan aku selalu menangis setiap mereka berbicara.. mungkin aku hampir gila..
kurang lebih seminggu hal tersebut terjadi, dan aku baru bisa kembali hidup normal, bicara, makan dan minum, tertawa, merespon setiap panggilan orang dan menjawab pertanyaan mereka..
berat bukan main..
aku tak tahu apa yang bisa aku lakukan bila hal tersebut kembali terulang..
entah apa aku bisa sekuat mereka atau justru lebih parah dari yang pernah aku alami dahulu..
entahlah..
hanya waktu dan Tuhan yang tahu bagaimana..
aku hanya bisa berdoa dan berusaha agar, aku bisa membahagiakan ibuku sebelum waktunya tiba.. entah aku atau dia yang lebih dulu, yang jelas sebelum waktu kami berdua aku benar-benar ingin menjadi yang terbaik untuknya.. aku benar-benar tidak ingin melihatnya menangis lagi karena ulahku..
semoga saja....
saat mereka berada pada puncak kesedihan paling tinggi di dunia, ya ditinggalkan orang yang kita sayang untuk selama-lamanya.. mereka masih mampu bercerita, meskipun sedang dalam keadaan abu-abu tersebut..
aku ingat betapa sedihnnya aku sekitar 5 tahun 5 bulan yang lalu.. aku tak dapat berbicara sepatah katapun, aku tak mau makan dan minum.. benar-benar tak berkomunikasi kepada siapapun, berjalan dengan langkah lelah dan mulutku bisu.. mataku kosong dan terus menatap kedepan, aku tak memandang setiap orang yang berbicara kepadaku, dan aku selalu menangis setiap mereka berbicara.. mungkin aku hampir gila..
kurang lebih seminggu hal tersebut terjadi, dan aku baru bisa kembali hidup normal, bicara, makan dan minum, tertawa, merespon setiap panggilan orang dan menjawab pertanyaan mereka..
berat bukan main..
aku tak tahu apa yang bisa aku lakukan bila hal tersebut kembali terulang..
entah apa aku bisa sekuat mereka atau justru lebih parah dari yang pernah aku alami dahulu..
entahlah..
hanya waktu dan Tuhan yang tahu bagaimana..
aku hanya bisa berdoa dan berusaha agar, aku bisa membahagiakan ibuku sebelum waktunya tiba.. entah aku atau dia yang lebih dulu, yang jelas sebelum waktu kami berdua aku benar-benar ingin menjadi yang terbaik untuknya.. aku benar-benar tidak ingin melihatnya menangis lagi karena ulahku..
semoga saja....
Label:
cerita cerita aja
Selasa, 16 April 2013
seketika
tepat beberapa menit sebelum maghrib tadi aku tersentak dan langsung menangis seketika mendengar sebuah kabar yang sangat tidak nyaman ditelingaku..
ya, ayah temanku..lebih tepatnya ayah dari orang yang beberapa bulan ini mengisi otak dan hatiku.. beliau meninggal..
aku menangis karena aku benar-benar tau apa rasanya ditinggalkan orang tua, karena aku sudah pernah mengalami hal tersebut..
sekali waktu aku pernah bertemu dengan ayahnya, di rumah sakit.. lebih tepatnya menjenguknya, sewaktu berada di Jakarta..
tepat tanggal 30 Desember kemarin ayahnya berulang tahun, dan aku menemaninya membeli kue ulang tahun untuk ayahnya..
dan aku berharap tahun ini aku bisa memberikannya kue itu sebagai hadiah dariku untuk ayahnya..tapi ternyata aku tak mendapatkan kesempatan itu..
aku benar-benar sedih mendengar kabar tersebut..aku ingin memeluk tubuhnya tanpa berbicara sepatah katapun.. benar-benar ingin memeluknya.. entahlah..
awalnya aku ingin pergi ke rumah sakit dimana ayahnya dirawat dan menghembuskan nafas terakhirnya, namun aku mendapat kabar dari temanku kalau mereka segera berangkat ke suatu daerah untuk mengistirahatkan tubuh ayahnya..
sudah lama kami tak berbicara, dan tepat malam sebelumnya aku berbincang dengan seorang teman kalau aku akan kembali mencoba berbicara dengannya setelah ayahnya sehat total.. dan tak disangka ternyata Allah memberikan kesehatan yang sempurna dengan menjemputnya kembali pulang ke tempat asalnya hari ini..
dan aku hanya bisa berdoa dari jauh.. aku masih belum berani menghubunginya..
walaupun sebenarnya sangat ingin..
aku benar-benar ingin memeluknya..
maaf aku tak bisa ada disampingmu...
aku ingin, tapi aku tak tau bagaimana caranya, bila kau saja tidak berbicara padaku...
ya, ayah temanku..lebih tepatnya ayah dari orang yang beberapa bulan ini mengisi otak dan hatiku.. beliau meninggal..
aku menangis karena aku benar-benar tau apa rasanya ditinggalkan orang tua, karena aku sudah pernah mengalami hal tersebut..
sekali waktu aku pernah bertemu dengan ayahnya, di rumah sakit.. lebih tepatnya menjenguknya, sewaktu berada di Jakarta..
tepat tanggal 30 Desember kemarin ayahnya berulang tahun, dan aku menemaninya membeli kue ulang tahun untuk ayahnya..
dan aku berharap tahun ini aku bisa memberikannya kue itu sebagai hadiah dariku untuk ayahnya..tapi ternyata aku tak mendapatkan kesempatan itu..
aku benar-benar sedih mendengar kabar tersebut..aku ingin memeluk tubuhnya tanpa berbicara sepatah katapun.. benar-benar ingin memeluknya.. entahlah..
awalnya aku ingin pergi ke rumah sakit dimana ayahnya dirawat dan menghembuskan nafas terakhirnya, namun aku mendapat kabar dari temanku kalau mereka segera berangkat ke suatu daerah untuk mengistirahatkan tubuh ayahnya..
sudah lama kami tak berbicara, dan tepat malam sebelumnya aku berbincang dengan seorang teman kalau aku akan kembali mencoba berbicara dengannya setelah ayahnya sehat total.. dan tak disangka ternyata Allah memberikan kesehatan yang sempurna dengan menjemputnya kembali pulang ke tempat asalnya hari ini..
dan aku hanya bisa berdoa dari jauh.. aku masih belum berani menghubunginya..
walaupun sebenarnya sangat ingin..
aku benar-benar ingin memeluknya..
maaf aku tak bisa ada disampingmu...
aku ingin, tapi aku tak tau bagaimana caranya, bila kau saja tidak berbicara padaku...
Rabu, 10 April 2013
quote
"Some people come into our lives and quickly go.
Others stay a while, make foot prints on our hearts
and... we never ever be the same " - A
Others stay a while, make foot prints on our hearts
and... we never ever be the same " - A
Langganan:
Postingan (Atom)
