Rabu, 19 September 2012

jadilah Imamku, egosikah aku?

kadang aku berfikir, apakah aku pantas disayangi olehnya?
menjadi istrinya kelak..
menjadi seseorang yang terus mendampinginya..
ketika ia lelah
ketika ia sedih
ketika ia menangis
ketika ia kecewa
ketika ia bahagia
ketika ia tertawa
ketika ia bercerita
ketika ia diam
ketika ia lapar
ketika ia haus
ketika ia mengantuk
ketika ia....
ya aku sangat menyayanginya dan aku sangat ingin dia selalu berada disampingku..
tapi setelah mengingat hal-hal yang telah kami lalui bersama dan sering kali aku membuat kesalahan yang besar maupun kecil dan ia masih tetap mau mempertahankan hubungan ini aku pun mulai merasa takut..
aku merasa tidak pantas..
aku takut malah menjadi beban hidupnya..
aku takut...
takut membuat ia kecewa
benar-benar takut tidak dapat membahagiakannya..
tapi sungguh dalam lubuk hatiku aku menyayanginya..
dari sekian orang yang pernah singgah dihatiku dialah yang berbeda..
dialah yang membuatku hanyut dalam perasaan tak berujung ini..
dan aku sungguh ingin terus bersamanya hingga aku menghembuskan nafas terakhirku..
tapi apakah aku pantas?
atau aku yang terlalu egois?
sungguh aku menyayangimu dan tidak ingin jauh darimu..
kau yang telah memaafkan segala kesalahanku meskipun aku tau kau sebenarnya hanya sedikit menyelipkan perasaan kesal itu diantara senyumu yang dapat meledak sewaktu-waktu ketika aku kembali membuat kesalahan..
aku takut..
tapi aku menginginkanmu..
aku tak lagi mencari pacar seperti yang dilakukan anak muda pada umumnya..
suami itulah yang aku cari..
kaulah yang telah mengetahui segala burukku dan masih mau bertahan denganku..
dan aku akan terus dan terus berusaha memperbaiki diriku agar aku pantas denganmu..
aku sungguh ingin kamu..
egoiskah aku?
maukah kau menjadi imamku dan anak-anak kita kelak?

0 komentar:

Poskan Komentar

feel free to leave comment :)