Rabu, 17 April 2013

hanya waktu dan Tuhan yang tahu jawabannya

sungguh betapa hebatnya orang-orang disekitarku..
saat mereka berada pada puncak kesedihan paling tinggi di dunia, ya ditinggalkan orang yang kita sayang untuk selama-lamanya.. mereka masih mampu bercerita, meskipun sedang dalam keadaan abu-abu tersebut..
aku ingat betapa sedihnnya aku sekitar 5 tahun 5 bulan yang lalu.. aku tak dapat berbicara sepatah katapun, aku tak mau makan dan minum.. benar-benar tak berkomunikasi kepada siapapun, berjalan dengan langkah lelah dan mulutku bisu.. mataku kosong dan terus menatap kedepan, aku tak memandang setiap orang yang berbicara kepadaku, dan aku selalu menangis setiap mereka berbicara.. mungkin aku hampir gila..
kurang lebih seminggu hal tersebut terjadi, dan aku baru bisa kembali hidup normal, bicara, makan dan minum, tertawa, merespon setiap panggilan orang dan menjawab pertanyaan mereka..
berat bukan main..
aku tak tahu apa yang bisa aku lakukan bila hal tersebut kembali terulang..
entah apa aku bisa sekuat mereka atau justru lebih parah dari yang pernah aku alami dahulu..
entahlah..
hanya waktu dan Tuhan yang tahu bagaimana..
aku hanya bisa berdoa dan berusaha agar, aku bisa membahagiakan ibuku sebelum waktunya tiba.. entah aku atau dia yang lebih dulu, yang jelas sebelum waktu kami berdua aku benar-benar ingin menjadi yang terbaik untuknya.. aku benar-benar tidak ingin melihatnya menangis lagi karena ulahku..
semoga saja....

0 komentar:

Poskan Komentar

feel free to leave comment :)