Jumat, 29 Januari 2010

seperti bulan dan langit hitam

langkah kaki ragu di atas tanah basah yang bisu..
sendiri tanpa arah..
menatap langit hitam tak bertepi..

sunyi..
khayal menerawang jauh ke langit ke tujuh..
hidup tak berharap mati..
dingin tetes air langit membasuh raga..
membeku dalam darah, nafas dan jiwa..

terpejam...
melukiskan bayangan semu dengan awan..
berbisik dalam perih bersama angin..

terdiam..
merasakan amarah petir..
tertusuk tajamnya hina..
tersenyum kaku..
darah membiru..
sungguh hati hanya inginkan kekasih sejati seperti bulan dan langit hitam..

tanpa sepatah kata dapat terucap..
jiwa harus meninggalkan raga..
terpisah antara dua alam sebelum keinginan tercapai..

ikhlas...
satu jalan keabadian..

29 January 2010.Remarquable.Indah Sari Ratu

0 komentar:

Poskan Komentar

feel free to leave comment :)